Rabu, 10 Desember 2014

Struktur Kendali


Struktur Kendali Program

Struktur kendali dalam pemrograman adalah bagian penting dalam suatu bahasa pemrograman karena bagian ini mengatur jalannya eksekusi suatu program. Contohnya adalah perulangan yang digunakan untuk mengulang perintah sebanyak yang diinginkan oleh programmer atau sebanyak kondisi tertentu. Selain perulangan juga terdapat struktur kondisi yang memungkinkan program berjalan dengan kondisi/syarat tertentu. Dalam bahasa PHP dikenal 4 jenis struktur kendali utama, yaitu: if, switch, while, dan for.

Struktur Kendali “if”

Pernyataan if berfungsi untuk memilih salah satu operasi yang akan dilaksanakan sesuai dengan syarat atau kondisi tertentu yang telah ditetapkan. Pernyataan if dalam PHP sintaks nya adalah sebagai berikut:
Untuk satu kondisi:
if (kondisi)
{
Operasi;
Operasi;
}

Penjelasan: apabila kondisi di atas bernilai true, maka operasi1 dan operasi2 akan dijalankan, tetapi jika bernilai false, maka kedua operasi tidak akan dijalankan. Program akan meloncat ke baris setelah kurung kurawal.
Untuk dua kondisi:
if (kondisi)
{
Operasi1;
}
else
{
Operasi2;
}

Penjelasan: apabila kondisi di atas bernilai true maka operasi1 akan dijalankan, tetapi apabila bernilai false maka operasi2 lah yang akan dijalankan.
Untuk tiga kondisi atau lebih:
if (kondisi1)
{
Operasi1;
}
elseif (kondisi2)
{
Operasi2;
}
elseif (kondisi3)
{
Operasi3;
}
else
{
Operasi Lainnya;
}

Penjelasan: apabila kondisi1 bernilai true, maka operasi1 akan dijalankan. tetapi apabila kondisi2 yang bernilai true maka operasi2 lah yang akan dijalankan, dan apabila kondisi3 yang yang bernilai true maka kondisi3 yang akan dijalankan. Sedangkan apabila ketiga kondisi tidak ada yang bernilai true, maka operasi lainnya lah yang akan dijalankan.
Contoh:
<?php
$nama = 'doni';
if ($nama == 'doni')
{
echo 'selamat datang doni!!';}
elseif ($nama == 'fahri')
{
echo 'selamat datang fahri';}
else
{
echo 'maaf Anda bukan doni ataupun fahri!';}
?>

Struktur Kendali “switch”

Pernyataan switch sama dengan if dengan kondisi banyak. Biasanya digunakan untuk membandingkan banyak nilai dalam satu variabel. Contoh:
<?php
if ($i == 0)
{
echo "i sama dengan 0";
}
elseif ($i == 1)
{
echo "i sama dengan 1";
}
elseif ($i == 2)
{
echo "i sama dengan 2";
}switch ($i) {
case 0:
echo "i sama dengan 0";
break;
case 1:
echo "i sama dengan 1";
break;
case 2:
echo "i sama dengan 2";
break;
}
?>
Untuk menangani suatu kondisi yang tidak terdapat pada semua kondisi yang ditentukan, maka harus digunakan pernyataan “default”. Pernyataan "default" sama dengan "else" pada pernyataan if. Contoh:
<?php$i = 0;
switch ($i)
{
case 0: echo "i sama dengan 0"; break;
case 1: echo "i sama dengan 1"; break;
case 2: echo "i sama dengan 2"; break;
default: echo "i tidak sama dengan 0, 1 atau 2";
}?>

Struktur Pengulangan “while”

Pernyataan “while” digunakan untuk mengulang operasi selama kondisi bernilai TRUE. Contoh:
<?php
/* contoh 1 */
$i = 1;
while ($i <= 10)
{
echo $i++;
}/* contoh 2 */
$i = 1;
while ($i <= 10):
echo $i;
$i++;
endwhile;
?>
Penjelasan: Kedua contoh di atas akan menghasilkan bilangan 1 s/d 10. Contoh 1 dan contoh 2 mempunyi fungsi sama hanya berbeda pada gaya penulisan saja.

Struktur Pengulangan “for”

Pernyataan “for” digunakan untuk mengulang operasi selama kondisi yang ditentukan. Contoh:
<?php
// akan menampilkan angka 1 sampai 10
for ($i = 1; $i <= 10; $i++)
{
echo $i;
}
?>

Keterangan script:
$i = 1 adalah nilai awal perulangan akan dilakukan
$i <= 10 adalah nilai akhir perulangan akan diakhiri
$i++ adalah nilai perubahan. Di sini ditulis $i++ berarti $i akan ditambah satu persatu. karena $i++ sama dengan $i = $i+1

Keamanan Komputer


Pengantar Sistem Keamanan Komputer

Sistem Keamanan Komputer
Keamanan sistem komputer adalah untuk menjamin sumber daya sistem tidak digunakan / dimodifikasi, diinterupsi dan diganggu oleh orang yang tidak diotorisasi. Pengamanan termasuk masalah teknis, manajerial, legalitas dan politis.

Tiga ( 3 )macam keamanan sistem, yaitu :
1. Keamanan eksternal / external security
Berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer dari penyusup dan bencana seperti kebakaran /kebanjiran.
2. Keamanan interface pemakai / user interface security
Berkaitan dengan indentifikasi pemakai sebelum pemakai diijinkan mengakses program dan data yang disimpan
3. Keamanan internal / internal security
Berkaitan dengan pengamanan beragam kendali yang dibangun pada perangkat keras dan sistem operasi yang menjamin operasi yang handal dan tak terkorupsi untuk menjaga integritas program dan data.

Dua (2) masalah penting keamanan, yaitu :
1. Kehilangan data / data loss
Yang disebabkan karena :
· Bencana, contohnya kebakaran, banjir, gempa bumi, perang, kerusuhan, tikus, dll.
· Kesalahan perangkat keras dan perangkat lunak, contohnya ketidak berfungsinya pemroses, disk / tape.
yang tidak terbaca, kesalahan komunikasi, kesalahan program / bugs.
· Kesalahan / kelalaian manusia, contohnya kesalahan pemasukkan data, memasang tape / disk yang salah, kehilangan disk / tape.
2. Penyusup / intruder
· Penyusup pasif, yaitu yang membaca data yang tidak terotorisasi
· Penyusup aktif, yaitu mengubah data yang tidak terotorisasi.
Contohnya penyadapan oleh orang dalam, usaha hacker dalam mencari uang, spionase militer / bisnis, lirikan pada saat pengetikan password.
Sasaran keamanan adalah menghindari, mencegah dan mengatasi ancaman terhadap sistem.

Tiga (3) aspek kebutuhan keamanan sistem komputer, yaitu :
1. Kerahasiaan / secrecy, diantaranya privasi
Keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang terotorisasi
dan modifikasi tetap menjaga konsistensi dan keutuhan data di sistem
2. Integritas / integrity
Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat dimodifikasi oleh pihak-pihak yang
terotorisasi
3. Ketersediaan / availability
Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer tersedia bagi pihak-pihak yang diotorisasi saat diperlukan.

Komputeer sebagai penyedia informasi.
Berdasarkan fungsi ini, ancaman terhadap sistem komputeer dikategorikan menjadi 4 ancaman, yaitu :
1. Interupsi / interuption
Sumber daya sistem komputer dihancurkan / menjadi tak tersedia / tak berguna. Merupakan ancaman
terhadap ketersediaan. Contohnya penghancuran harddisk, pemotongan kabel komunikasi.
2. Intersepsi / interception
Pihak tak diotorisasi dapat mengakses sumber daya. Merupakan ancaman terhadap kerahasiaan. Pihak tak
diotorissasi dapat berupa orang / program komputeer. Contohnya penyadapan, mengcopy file tanpa
diotorisasi.
3. Modifikasi / modification
Pihak tak diotorisasi tidak hanya mengakses tapi juga merusak sumber daya. Merupakan ancaman
terhadap integritas. Contohnya mengubah nilai file, mengubah program, memodifikasi pesan
4. Fabrikasi / fabrication
Pihak tak diotorisasi menyisipkan / memasukkan objek-objek palsu ke sistem. Merupakan ancaman terhadap integritas. Contohnya memasukkan pesan palsu ke jaringan, menambah record file.

Petunjuk prinsip-prinsip pengamanan sistem komputer, yaitu :
1. Rancangan sistem seharusnya publik
Tidak tergantung pada kerahasiaan rancangan mekanisme pengamanan. Membuat proteksi yang bagus
dengan mengasumsikan penyusup mengetahui cara kerja sistem pengamanan.
2. Dapat diterima
Mekanisme harus mudah diterima, sehingga dapat digunakan secara benar dan mekanisme proteksi tidak
mengganggu kerja pemakai dan pemenuhan kebutuhan otorisasi pengaksesan.
3. Pemeriksaan otoritas saat itu
Banyak sisten memeriksa ijin ketika file dibuka dan setelah itu (opersi lainnya) tidak diperiksa.
4. Kewenangan serendah mungkin
Program / pemakai sistem harusnya beroperasi dengan kumpulan wewenang serendah mungkin yang
diperlukan untuk menyelesaikan tugasnya.
5. Mekanisme yang ekonomis
Mekanisme proteksi seharusnya sekecil dan sesederhana mungkin dan seragam sehingga mudah untukverifikasi.

Dasar Command Prompt


DASAR-DASAR COMMAND PROMPT 

Langkah-langkah :
1. Klik Start
2. Pilih Run
3. Klik CMD Kemudian Tekan Enter
Atau bisa juga dengan menekan tombol WinKey + R

Untuk melihat perintah-perintah CMD internal dalam CMD klik help lalu tekan enter
  • Pindah Ke Drive Lain.

Disini kita mulai dengan pindah ke Drive. Contoh kita sekarang berada di drive C, kita mau pindah ke Drive D
Ketikkan Perintah D: lalu tekan enter
  • Melihat Directory/Folder Aktif

Untuk melihat perintah-perintah DIR ketik aja DIR /? Lalu tekan enter nanti akan keluar perintah-perintahnya ketka kita ketikkan perintah DIR lalu  enter nenti akan keluar semua directory yang aktif. Bias juga dengan perintah DIR /AH lalu tekan enter nanti akan keluar folder-folder yang ber attribute hidden ataupun superhidden dan masih banyak lagi perintah-perintah yang lain yang lebih unik
  • Masuk Ke directory

MIsalnya kita mau masuk Ke folder coba yang berada di drive D: kita ketik CD coba atau bias juga dengan mengetik CD lalu tekan tab nanti akan keluar daftar-daftar folder ataupun file yang aktif lalu tekan enter jika ingin kembali ke folder sebelumnya ketikkan CD .. lalu enter bias juga dengan perintah CD \ lalu enter.
  • Membuat Direcrory

Syntax penulisannya MKDIR drive nama_folder_yang_mau_dibuat contoh : Kita mau membuat folder dengan nama Deso di drive D: ketik aja MKDIR D:\Deso tekan enter nah setelah selesai di enter coba lihat di Drive D: jika tidak ada kesalahan Pasti di drive D: ada folder yang bernama Deso.
  • Menyalin file / mengcopy file

Syntaxnya COPY file_yang_mau_dicopy Alamat_tujuan. contoh kita ingin mengcopykan file gambarku.jpg yang berada di Drive D: di folder Deso mau kita copikan ke drive C: ketik aja REG JENENG eh salah Ketik COPY D:\Deso\gambar.jpg C: lalu enter Nah kalau berhasil File gambar.jpg akan berada di Drive C:
  • Memindahkan File

Syntaxnya MOVE file_yang_mau_dicopy Alamat_tujuan. Contoh kita ingin memindahkan File tugas.doc yang berada di Drive D: mau kita pindahkan ke Drive D: Di folder Tugas. Ketikkan perintah MOVE D:\tugas.doc d:\Tugas kemudian tekan enter.
  • Membersihkan Layar

Setelah Mengetikkan perintah-perintah di atas pasti layer sudah penuh dengan tulisan-tulisan dengan perintah CLS lalu tekan enter Layar akan bersih tanpa noda seperti pakai rinso pembersih noda : D.
  • Mengubah Nama File

Mengubah nama file atau bahasa kerennya Rename. Misalnya kita mau merubah file daftar tugas.doc yang berada di Drive D: menjadi tugasku.doc ketik aja REN daftar tugas.doc tugasku.doc tekan enter Ya kalau berhasil nama filenya akan berubah tapi kalau belum ya anda belum beruntung silahkan coba lagi.
  • Menghapus File dan Folder

Syntax menghapus file Del Drive:\file yang akan dihapus dan syntax menghapus folder RMDIR Drive:\file yang akan dihapus. contoh kita ingin menghapus file table.doc di drive D: Ketik DEL d:\tabel.doc. dan menghapus folder Gambar Di Drive D: ketik RMDIR D:\gambar tekan enter.

Teknik Pengodean Data


TEKNIK PENGODEAN DATA
Teknik pengkodean murupakan hal yang sangat penting dalam komunikasi data karena pada proses inilah sinyal yang diubah kebentuk tertentu yang dimengerti oleh peralatan tertentu. Macam –macam teknik pengkodean adalah sebagai berikut :

a.      Data Digital,Sinyal Digital
Data digital merupakan data yang memiliki sederetan nilai  yang berbeda dan memiliki ciri-ciri tertentu. Salah satu contoh data digital adalah teks, bilangan bulat dan berbagi karakter lain.
Istilah-istilah yang berhubungan erat dengan data digital dan sinyal digital adalah sebagai berikut:
1.      Elemen sinyal adalah tiap pulsa dari sinyal digital. Data biner ditransmisikan dengan meng-encode-kan tiap bit data menjadi elemen-elemen sinyal.
2.      Sinyal unipolar adalah semua elemen sinyal yang mempunyai tanda yang sama, yaitu positif semua atau negative semua.
3.      Sinyal polar adalah elemen-elemen sinyal dimana salah satu logic state-nya diwakili oleh level tegangan positif dan lainnya oleh level tegangan negatif.
4.      Durasi atau lebar suatu bit adalah waktu yang diperlukan oleh transmitter untuk memancarkan bit tertentu.
5.      Modulation ret adalah kecepatan dimana level sinyal berubah, dinyatakan dalam bauds atau elemen sinyal perdetik.
6.      Istilah mark dan space menyatakan digit biner ‘1’ dan ‘0’.
Terdapat tiga factor penentu keberhasilan interpretasi sinyal digital :
·         Rasio sinyal terhadap gangguan,
·         Data rate,
·         Bandwidth
Teknik pengkodean sinyal digital,dilakukan dengan rancangan sebagai berikut:
       1.      Nonreturn to Zero-Level (NRZ-L).
       2.      Nonreturn to Zero Inverted (NRZI).
       3.      Bipolar-AMI.
       4.      Pseudoternary.
       5.      Manchester.
       6.      Differential manchaster.
       7.      B82Z
       8.      HDB3.

b.      Data Digital,Sinyal Analog
Contoh umum transmisi data digital dengan sinyal analog adalah public telephon network. Perangkat yang dipakai adalah modem (modulator-deodulator) yang mengubah data digital kesinyal analog (modulator) dan sebaliknya mengubah sinyal anolog menjadi sinyal digital (demodulator).
Tiga teknik dasar penyedin atau modulasi untuk mengubah data digital menjadi sinyal analog :
1.      Amplitude-sift keying (ASK), dua biner diwakilkan dengan dua amplitude frekuensi pembawa yang berbeda.
2.      Frecuency-shift keying ,dua biner diwakili oleh dua frekuensi berbeda yang dekat dengan pembawa frekuensi.
3.      Phase-shift keying, biner 0 diwakilkan dengan mengirim sinyal dengan fase yang sama terhadap sinyal yang dikirim sebelumnya dan biner 1 diwakilkan dengan mengirim suatu sinyal dengan fase berlawanan dengan sinyal yang dikirim sebelumnya.

c.       Data Analog,Sinyal Digital
Proses transformasi data analog kesinyal digital dikenal sebagai digitalisasi. Tiga hal yang paling umum terjadi setelah proses digitalisasi :
1.      Data digital dapat ditransmisikan menggunakan NRZ-L.
2.      Data digital dapat diseandaikan sebagai sinyal digital memakai kode selain NRZL.
3.      Data digital dapat diubah menjadi sinyal analog menggunakan satu teknik modulasi.
Codec (code-decoder) adalah perangkat yang digunakan untuk menggubah data analog menjadi data digital untuk transmisi dan kemudian mendapatkan kembali data analog asal dari data digital terdebut. Duateknik yang digunakan dalam codec :
1.      Pulse code modulation.
Pada teknik ini sinyal di sampling dengan interval yang tetappada rate sebesar 2 kali lebih tinggi dari pada frekuensi sinyal paling tinggi.
2.      Delta code modulation.
Teknik ini memiliki kinerja yang baik untuk memproduk sisuara.

d.      Data Analog,Sinyal Analog
Sinyal analog perlu dimodulasi karena frekuensi lebih tinggi akan menghasilkan transmisi yang lebih efesien. Frekuensi dapat di multiplexing.
Terdapat dua alas an tentang proses ini :
1.      Diperlukan frekuensi yang tinggi untuk transmisi yang efektif. Untuk transmisi tak tertuntun, hal ini tidak mungkin untuk mentransmisi sinyal baseband.
2.      Antenna yang diperlukan akan menjadi bebrapa kilometer diameternya. Modulasi mendukung frequency-division multiplexing.
Teknik modulasi mengunakan data analog :
1.      Amplitude modulation (AM)
2.      Frequency modulation (FM)
3.      Phase modulation (PM)

Konsep Dasar Pemograman


KONSEP DASAR PEMROGRAMAN

Komputer  adalah  mesin  yang  dapat  melaksanakan  seperangkat  perintah  dasar  (instruction  set).  Agar  komputer  dapat  melakukan  sesuatu hal, harus diberikan perintah yang dapat dilaksanakannya, yaitu  dalam  bentuk  kumpulan  perintah-perintah  dasar.  Program  komputer  adalah  sekumpulan  instruksi  yang  dikenal  oleh  komputer  dan  disusun  menurut  urutan  yang  logis  untuk menyelesaikan  suatu masalah. Bahasa  pemrograman  adalah  bahasa  yang  dapat  diterjemahkan  menjadi kumpulan perintah-perintah dasar tersebut. Penerjemahan dilakukan oleh program  komputer  yang  disebut  kompilator.  Sintaks  dari  bahasa pemrograman  lebih  mudah  dipahami  oleh  manusia  daripada  sintaks perintah  dasar. Namun  tentu  saja  komputer  hanya  dapat  melaksanakan perintah  dasar  itu.  Maka  di  sinilah  peran  penting  kompilator  sebagai perantara  antara  bahasa  pemrograman  dengan  perintah  dasar.  Kegiatan membuat program komputer dengan menggunakan bahasa pemrograman disebut  pemrograman  komputer.  Untuk  dapat  membuat  program komputer,  harus  dikuasai  bahasa  komputer.  Berbagai  bahasa  komputer telah  diciptakan  untuk  membantu  manusia  memprogram  komputer. Berdasarkan tingkatannya dikenal beberapa tingkat bahasa pemrograman diantaranya:
  1. Bahasa  Pemrograman  tingkat  dasar  seperti:  Bahasa  Mesin,  Bahasa Assembley.
  2. Bahasa  Pemrograman  tingkat  tengah  seperti:  Bahasa  C,  Bahasa FORTH.
  3. Bahasa  Pemrograman  tingkat  tinggi  seperti:  Bahasa  Pascal, FORTRAN, COBOL, dan lain-lain.
Bahasa  pemgrogram  tingkat  dasar,  sebagai  hirarki  pertama, disebut  juga bahasa generasi pertama, bahasa  ini sangat  tergantung pada jenis  CPU  yang  dipakai  oleh  komputer  itu.  Bahasa  ini  sangat  sulit dipelajari,  karena  sifatnya  yang  sangat  tergantung  pada  mesinnya  itu (machine  dependent). Untuk menguasai  bahasa  ini, harus  dipelajari  dan dikuasai  teknologi  dan  arsitektur  komputer,  matematika  diskrit, elektronika, dan lain-lain. Bahasa ini masih menggunakan simbol-simbol yang bersifat mnemonic.
Bahasa pemrograman tingkat tengah, sifatnya sudah lebih mudah daripada bahasa pemrograman  tingkat dasar, perintah-perintahnya  sudah lebih mudah dibaca sebab sudah menggunakan huruf-huruf.
Bahasa  pemrograman  tingkat  tinggi  adalah  bahasa  komputer yang  sudah  mirip  dengan  bahasa  manusia.  Perintah-perintahnya  sudah dibuat  dalam  bahasa  yang  mudah  dimengerti  manusia,  seperti  PRINT, WRITE, IF, THEN, ELSE, dan lain-lain.

Tahapan dalam Pemrograman
Langkah-langkah  yang  dilakukan  dalam  menyelesaikan  masalah  dalam pemrograman dengan komputer adalah:
Defenisikan Masalah
  • Tentukan apa yang menjadi masalah
  • Tentukan data input yang diperlukan
  • Tentukan output yang diinginkan
Buat bagan dan struktur cara penyelesaian
  • Bagan secara global
  • Deskripsikan tugas masing-masing subprogram
Pilih Metode Penyelesaian
  • Pilih struktur data dan Algoritma terbaik
 Pengkodean
  • Pilih bahasa pemrograman yang sesuai
  • Menterjemahkan algoritma ke bahasa pemrograman
1.      Mencari Kesalahan
  • Kesalahan sintaks (penulisan program)
  • Kesalahan Pelaksanaan: Semantik, Logika, dan  ketelitian
2.      Uji dan Verifikasi Program
3.      Dokumentasi Program
4.      Pemiliharaan Program
  • Memperbaiki kekurangan yang ditemukan kemudian
  • Memodifikasi, karena perubahan spesifikasi
Diagram Alir
Konsep  pemrograman  dapat  digambarkan  juga  dengan menggunakan  diagram  alir  (flowchart).  Diagram  alir  adalah  simbol-simbol yang digunakan untuk menggambarkan sebuah pernyataan logika pemrograman  serta  aliran  logika  yang  ditunjukkan  dengan  arah  panah.  Ada dua jenis diagram alir yaitu:
  1. Diagram  alir  sistem  yaitu  bagan  dengan  simbol-simbol  tertentu yang  menggambarkan  urutan  procedure  dan  proses  suatu  file dalam suatu media menjadi file di dalam media lain, dalam suatu system pengolahan data.
  2. Diagram alir program yaitu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan  urutan  proses  dan  hubungan  antar  proses secara mendetail di dalam suatu program.

 Syarat Program yang Baik
Program yang baik haruslah memenuhi beberapa kriteria, antara lain:
  • Program haruslah sesuai dengan tujuan dan memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.
  • Fleksibel
  • Tidak mengandung kesalahan
  • Didokumentasi secara baik
  • Cepat dalam waktu penggunaannya
  • Efesien dalam penggunaan memori computer.

Minggu, 07 Desember 2014

Yuk! Belajar Pemograman Visual Basic dot Net di Mesran.Net




 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7nysSljcdzTS8KD2TkhXMeuUVbgB1XL9jH_EilB96g6jUBUDZTfL84oigqhMV3inXKRJwGF8chRUuZeB1YxeUob0HSNXb7KLExX9aSXZ3ZDBc-Ba-AOZnngOlGa84WgJNDtQvOSQyogI/s1600/mesran+punya.jpghttp://mesran.blogspot.com


 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiy6MiOT-v41h-gg1I8px6XXVcBcC2Ztw0BEuidgDHWMV4NT35PyJN6RUxJDV07fA3nXn3HAYdrQ0fBgDl0ms8PwsAUz5barZ3vRlsSR824DoxSZzne8L23TjJ_nnMUAr4qx-4wcRGaTPM/s1600/budidarma+punya.jpghttp://stmik-budidarma.ac.id

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgc21yoI6gayBIdgeoM0wrJfhc6HQB54MTHxh0dpkjT63wUpKd8QQZv9HwQi8xdiEJQXNLW-P3iR-MQ8rZqkTb58qRyO3E64RjQFIznEArKUg8f2ZP1F6Ujhst4fTXyBmp_WRi1VVyNNzg/s1600/mesrannet.jpghttp://mesran.net


Tugas Praktikum NILAI MAHASISWAhttp://novariapasaribu.blogspot.com/2014/12/nilai-mahasiswa.html

Public Class Form1

    Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        NPM.Items.Add("13110001")
        NPM.Items.Add("13110002")
        NPM.Items.Add("13020003")
        NPM.Items.Add("13110004")
        NPM.Items.Add("13110005")

        M_Kuliah.Items.Add("Struktur Basis Data")
        M_Kuliah.Items.Add("Organisasi dan Arsitektur Komputer")
        M_Kuliah.Items.Add("Pemograman Visual")

        Call BUATTABEL()
    End Sub
    Sub BUATTABEL()
        LV2.Columns.Add("NPM", 80, HorizontalAlignment.Center)
        LV2.Columns.Add("Nama", 80, HorizontalAlignment.Left)
        LV2.Columns.Add("Mata Kuliah", 120, HorizontalAlignment.Left)
        LV2.Columns.Add("Nilai UTS", 80, HorizontalAlignment.Left)
        LV2.Columns.Add("Nilai UAS", 80, HorizontalAlignment.Left)
        LV2.Columns.Add("Nilai Angka", 80, HorizontalAlignment.Left)
        LV2.Columns.Add("Nilai Huruf", 80, HorizontalAlignment.Left)

        LV2.View = View.Details
        LV2.GridLines = True
        LV2.FullRowSelect = True

    End Sub
    Sub IsiTabel()
        Dim lst As New ListViewItem
        lst.Text = NPM.Text
        lst.SubItems.Add(Nama.Text)
        lst.SubItems.Add(M_Kuliah.Text)
        lst.SubItems.Add(N_UTS.Text)
        lst.SubItems.Add(N_UAS.Text)
        lst.SubItems.Add(N_ANGKA.Text)
        lst.SubItems.Add(N_HURUF.Text)
        LV2.Items.Add(lst)
    End Sub

    Private Sub BtnKeluar_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BtnKeluar.Click
        Me.Close()
    End Sub

    Private Sub BtnIsiList_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BtnIsiList.Click
        Call IsiTabel()

        NPM.Text = ""
        Nama.Text = ""
        M_Kuliah.Text = ""
        N_UTS.Text = ""
        N_UAS.Text = ""
        N_ANGKA.Text = ""
        N_HURUF.Text = ""

    End Sub

    Private Sub BtnH_NPM_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BtnH_NPM.Click
        LV2.Items.Remove(LV2.SelectedItems(0))
    End Sub

    Private Sub BtnH_List_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BtnH_List.Click
        LV2.Items.Clear()

    End Sub

    Private Sub NPM_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles NPM.SelectedIndexChanged
        If NPM.Text = "13110001" Then
            Nama.Text = "Adrian"
        ElseIf NPM.Text = "13110002" Then
            Nama.Text = "Betty "
        ElseIf NPM.Text = "13020003" Then
            Nama.Text = "Citra"
        ElseIf NPM.Text = "13110004" Then
            Nama.Text = "Danny"
        ElseIf NPM.Text = "13110005" Then
            Nama.Text = "Ericka"
        End If
    End Sub

    Private Sub BtnProses_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BtnProses.Click
        N_ANGKA.Text = (Val(N_UTS.Text) + Val(N_UAS.Text)) / (2)

        If N_ANGKA.Text >= 80 Then
            N_HURUF.Text = "A"
        ElseIf N_ANGKA.Text >= 70 Then
            N_HURUF.Text = "B"
        ElseIf N_ANGKA.Text >= 60 Then
            N_HURUF.Text = "C"
        ElseIf N_ANGKA.Text >= 50 Then
            N_HURUF.Text = "D"
        Else
            N_HURUF.Text = "E"
        End If

    End Sub

    Private Sub BtnH_Data_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles BtnH_Data.Click
        LV2.Items.Clear()

    End Sub
End Class


Demikianlah hasil postingan saya
Nama : Novaria Pasaribu
NPM  : 13110394
Selamat Belajar Pemrograman VB NET